MIPA ATAU IPS ? AKU BINGUNG PILIH YANG MANA DUA-DUANYA
AKU SUKA
Perjalanan mengetahui tentang sebuah kebenaran sangatlah panjang, harus melewati berbagai fase meliputi ruang dan waktu. Terutama sebuah doktrin yang sudah sangat lama yang melekat dalam diri kita sejak masa kecil misalnya seorang anak bisa dikatakan pandai jika dia pintar atau ahli dalam bidang matematika, fisika, kimia dan lain sebagainya maka dari itu anak yang tidak ahli atau pintar dalam keilmuan itu akan divonis anak yang tidak pintar (bodoh), bahkan saat dibangku sekolahan saya sangat merasakan itu dimana guru-guru tertentu memandang anak-anak yang tidak berjurusan MIPA adalah anak yang nakal, suka bermain-main dan tidak bisa serius dalam mengikuti pelajaran hal itu menjadi momok menakutkan bagi guru jika mau mengajar anak-anak Ips dan lainnya.
Jika dilihat ternyata kebanyakan jurusan MIPA yang saya tekuni keilmuannya tidak relevan dalam kehidupan sehari-hari saya atau mungkin saya belum menemukan gimana cara meneramkan keilmuwan MIPA seperti pemanfaat table periodic yang saya hafalkan sampai membuang waktu bermain saya dalam menghafalkannya ternyata tidak terlalu digunakan dalam kehidupan, tapi yang lebih relevan adalah ilmu-ilmu social dalam menyelesaikan permasalahan dan bagi pemimpin ilmu sosiak sangatlah penting dalam menentukan kebijakan yang bijaksana bagi masyarakat, tapi pada realitanya ada perbandingan anak MIPA dan anak IPS guru sering membandingkan bahwa anak MIPA lebih cerdas sedangkan anak IPS dibawah anak MIPA dalam kecerdasan ini adalah konspirasi yang belum tentu benar.
Hal seperti itu membuat anak-anak IPS iri sekaligus benci jika dibanding-bandingkan dengan anak MIPA yang selalu di puji-puji guru dan selalu diceritakan kepandaian dan prestasi mereka setiap mengajar di kelas, sehingga mereka tidak percaya diri terhadap dirinya sendiri seharusnya sebagai guru tidak boleh membunuh mental anak-anak didiknya seharusnya begitu kecil suatu kebaikan yang dilakukakah harus di apresiasi biar dengan hal kecil kebaikan yang dilakukan menjadi semangat anak untuk terus melakukan kebaikan.
Perdebatan Panjang Anak MIPA yang Lebih Baik atau Anak IPS yang lebih Baik
Kalau dilihat dari satu sisi kita akan melihat baik nya saja atau melihat keburukukannya saja tapi kalau dilihat secara menyeluruh akan terlihat baiknya maupun buruknya. Jadi, anak MIPA ya ada baiknya maupun ada sisi buruknya kalau ada MIPA secara pengalaman pribadi anaknya sangat rajin dan ambis dalam belajar untuk mencapai nilai sempurna tapi disisi lain karena terlalu sering belajarnya kadang anak MIPA tidak terlalu bisa untuk ber interaksi social dan anaknya kadang lebih individualistic sedangkan anak IPS kebanyakan terlihat santai dalam memperhatikan pelajaran tidak terlihat dijadikan beban dalam mengikuti pelajaran ada yang santai dengan tidur di dalam kelas ada yang ngelamun ada yang menggambar gunung dan pemandangan lainnya saat guru menerangkan pelajaran dalam kelas bahkan ada yang izin ke toilet tapi perginya ke kantin tapi disisi lain mereka dalam ber interaksi kepada sesame manusia sangat pandai bahkan teman mereka banyak dan bisa dikatakan jiwa sosial mereka sangatlah kuat.
Semua ada sisi baiknya maupun sisi buruknya jangan terlalu cepat memvonis seseorang kita juga harus mencari kebenaran yang lain biar tidak ada fitnah yang merugikan orang lain. Padahal orang yang mungkin praduga-praduga yang salah adalah seseorang yang taat dalam beribadah kepada Allah swt dan selalu menyebarkan kebaikan dalam setiap hidupnya yang mungkin selama ini kita kita perhatikan kita hanya focus pada kejelakannya di masa lalu terutama kita harus sadari bahwa setiap mannusia setiap waktu pasti akan grow midset (pola pikir yang berkembang)
Pilih Mipa atau Ips dalam merancang masa depan yang cerah ?
pilihan itu tergantung pada diri kita sendiri tentukan mau kemana dalam melangkah, pikirkan dengan matang-matang baru membuat keputusan jangan sampai kecewa kedepannya jika kamu pengen masuk kedokteran dan kebetulan orang tua kaya masuklah ke MIPA jangan ke Ips karena IPS tidak bisa daftar ke fakultas IPA, tapi IPA bisa daftar ke fakultas Soshum begitu system yang berjalan jangan Tanya lagi kenapa anak IPS tidak bisa daftar ke fakultas IPA nanti jadi perdebatan yang panjang nanti setelah berjalannya waktu juga akan tahu.
Kembali yang tadi jika orang tua kaya dan kebetulan dirimu pandai dibidang Mipa dan pengen jadi dokter ambillah jurusan MIPA saat mau memasuki SMA/MAN karena saat masuk ke perguruan tinggi biaya untuk masuk ke fakultas kedokteran sangatlah mahal biayanya bisa sampai ratusan juta dan tidak mungkin bisa dijangkau oleh kaum ekonomi kebawah terutama saat ini ada kebijakan dari pemerintah bahwa masuk ke perguran tinggi adalah sebuah pilihan atau kewajiban yang diperuntukkan anak-anak bangsa, kuliah adalah sesuatu hal yang tersier (sesuatu kemewahan ) yang tidak mungkin pendidikan bisa dinikmati oleh seluruh anak-anak di negeri ini. Tentunya jika ini terjadi dan terus berlanjut maka mencederai visi dan misi ibu pertiwi yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sampai kapan ketidak adilan ini akan terus berjalan di negeri ini.
Ilmu social dan humaniora adalah sebuah bidang
keilmuan yang membahas tentang manusia bukan tentang fisik/organ yang sering
dijelaskan dalam mata pelajaran biologi, tapi tentang cara berinteraksi,
tingkah laku, cara berpikir, perasaan manusia dan aspek-aspek apa saja yang
mempengaruhi tindakan manusia dan secara pribadi ilmu ini justru sangat penting
dalam hidup di dunia ini dan untuk menguasai dunia, daripada sibuk mengitung
apel jatuh dari pohonnya.
Oleh : M. Amirul Ma'rufi
